Senin, 02 Desember 2013

Menghadapi Persaingan Bisnis


I.                  Pendahuluan
Jika anda ingin membuka suatu usaha atau bisnis pastinya anda akan mengalami banyak kesulitan dan tantangan dalam mencapai tujuan.Salah satu tantangan dalam berbisnis adalah bermunculannya pesaing dalam bisnis serupa. Ini bukanlah merupakan hal yang asing dalam dunia bisnis. Yang perlu anda perhatikan adalah bagaimana caranya anda menghadapi persaingan bisnis.
Pasti ada pesaing Anda yg menggunakan cara yang sehat maupun yang tidak sehat. Sebaiknya Anda selalu menggunakan cara bersaing yang sehat agar tidak merugikan pihak lain maupun pesaing Anda. Berikut ini adalah cara agar bisnis yang Anda jalankan dapat bertahan ditengah kerasnya persaingan bisnis yang ada.
II.              Isi
1.       Ciptakan ide bisnis baru yang segar
Buatlah inovasi produk baru agar konsumen tidak merasa jenuh dan berpindah kepada pesaing Anda yang memiliki produk yang lebih lengkap. Selain untuk menjaga loyalitas konsumen, juga dapat memperluas lini usaha Anda  yang dapat memberikan profit tambahan. Seperti teh botol sosro yang awalnya hanya memproduksi teh dalam kemasan botol kaca, saat ini sudah memproduksi teh dalam kemasan botol pet atau plastik dan juga dalam kemasan kotak agar lebih simpel dan dekat dengan konsumen.
2.       Konsep yang matang.  
Menjalankan bisnis tak hanya butuh ide dan passion semata. Namun, sebuah konsep bisnis yang matang juga sangat diperlukan. Konsep bisnis yang matang akan membantu Anda untuk bisa mengenali berbagai potensi dan pangsa pasar yang ingin dituju dalam bisnis. Selain itu konsep bisnis matang juga akan membuat bisnis bisa berjalan lebih maksimal.
Dalam menentukan konsep bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain, selera masyarakat, karakteristik atau gaya hidup masyarakat, daya beli, sumber bahan baku, sampai adanya bisnis sejenis. 
3.       Perencanaan matang.
Konsep bisnis yang matang, akan membantu untuk membuat perencanaan bisnis yang juga matang. "Dalam berbisnis tak bisa asal-asalan karena dalam berbisnis, Anda mempertaruhkan investasi yang cukup banyak. Jika perencanaan tak matang, semuanya akan sia-sia dan rugi besar," jelasnya. Dalam perencanaan yang matang, sebuah business plan harus dibuat. Yang termasuk dalam business plan ini antara lain: menjabarkan konsep bisnis, visi misi, rencana promosi, rencana pemasaran, karyawan, rencana pengaturan keuangan, sampai dengan menentukan analisis risiko yang mungkin dialami dalam bisnis. Dengan adanya perencanaan yang matang, Anda bisa menentukan jalan keluar atau solusi atas setiap masalah yang mungkin akan dihadapi, termasuk menghadapi persaingan bisnis serupa.
4.       Tonjolkan keunggulan dan keunikan dari produk yang Anda tawarkan
Setiap produk yang Anda tawarkan pasti memiliki keunggulannya. Keunggulan dari produk Anda juga kemungkinan besar dimiliki oleh produk pesaing. Oleh karenanya, tonjolkan keunggulan dan keunikan yang dimiliki oleh produk Anda agar konsumen lebih tertarik untuk membelinya. Seperti halnya merk Kawasaki yang dikenal orang sebagai merk motor sport. Mereka memiliki beberapa jenis produk unggulan motor sport. Tapi beberapa saat kemudian Honda, yang dikenal karena keiritannya mengeluarkan motor sport berteknologi injeksi, banyak konsumen Kawasaki yang berpindah ke Honda. Keunikan Honda adalah keunggulan pada Kawasaki, tetapi keunggulan Honda tidak dimiliki oleh Kawasaki.
5.       Evaluasi dan inovasi.
Persaingan dengan bisnis yang sejenis seringkali tak bisa dihindari. Namun sebenarnya persaingan ini bisa membuat Anda jadi lebih kreatif untuk berkreasi. Dengan persaingan akan membuat Anda jadi lebih inovatif untuk menciptakan sebuah nilai tambah dalam produk yang dijual. Inovasi yang dilakukan dalam berbagai sisi akan menarik pelanggan untuk melirik produk Anda dibanding pesaing.
6.       Perluasan pasar.
Untuk menghadapi persaingan bisnis, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memperluas pasar produk. Perluasan pasar produk ini bisa berarti memperluas fokus dan target market yang disasar. Misalnya, jika awalnya hanya menjual varian makanan pedas yang diperuntukan untuk orang dewasa, tak ada salahnya untuk membuat varian menu baru yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Perluasan pangsa pasar ini juga akan menambah pendapatan sekaligus memberi nilai tambah pada pelanggan terhadap produk yang dijual.
Selain memperluas pangsa pasar, perluasan pasar juga bisa dilakukan dengan membuka cabang-cabang usaha baru. Cabang usaha baru ini akan membantu untuk menguasai pasar usaha sejenis. "Namun, sebelum melakukan perluasan cabang sebaiknya sistem usaha sudah kuat dan stabil," sarannya.
7.       Standarisasi.
Memiliki banyak cabang usaha memang bisa membantu mengatasi persaingan ketat dalam bisnis. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah kesamaan varian produk yang dijual disemua cabang yang dimiliki. 

"Standarisasi ini perlu dilakukan agar pelanggan tak kecewa ketika membeli produk Anda di cabang-cabang usaha. Standarisasi ini sangat diperlukan terutama jika Anda berbisnis kuliner. Standarisasi resep berfungsi untuk menghasilkan rasa yang seragam disemua cabangnya," tukasnya.
8.       Sistem.
Sebuah sistem usaha yang kuat akan membantu usaha agar bisa bertahan lebih lama dan mendapat keuntungan yang diinginkan. Buat sistem usaha yang stabil dan kuat. Setelah pondasi usaha dirasa kuat, maka lakukan perluasan pasar dengan berbagai sistem usaha yang diinginkan, misalnya membuka cabang, sampai franchise. "Dengan sistem usaha yang kuat dan konsisten akan menjadi nilai positif bagi para investor yang tertarik berbisnis dengan Anda," pungkasnya.



III.           Penutup
Dalam persaingan bisnis, Anda juga harus bisa menjaga etika bisnis. Jangan sampai Anda melakukan black campaign, seperti menjelekan brand ataupun produk pesaing atau hal yang tidak sportif lainnya. Karena, bisnis maupun brand Anda akan menjadi bisnis atau brand “kelas bawah” yang memiliki citra buruk di mata konsumen maupun pesaing Anda. Brand ataupun bisnis “kelas bawah” hanya tinggal menunggu waktu untuk hilang dari pasaran.

IV.         Sumber




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Senin, 02 Desember 2013

Menghadapi Persaingan Bisnis


I.                  Pendahuluan
Jika anda ingin membuka suatu usaha atau bisnis pastinya anda akan mengalami banyak kesulitan dan tantangan dalam mencapai tujuan.Salah satu tantangan dalam berbisnis adalah bermunculannya pesaing dalam bisnis serupa. Ini bukanlah merupakan hal yang asing dalam dunia bisnis. Yang perlu anda perhatikan adalah bagaimana caranya anda menghadapi persaingan bisnis.
Pasti ada pesaing Anda yg menggunakan cara yang sehat maupun yang tidak sehat. Sebaiknya Anda selalu menggunakan cara bersaing yang sehat agar tidak merugikan pihak lain maupun pesaing Anda. Berikut ini adalah cara agar bisnis yang Anda jalankan dapat bertahan ditengah kerasnya persaingan bisnis yang ada.
II.              Isi
1.       Ciptakan ide bisnis baru yang segar
Buatlah inovasi produk baru agar konsumen tidak merasa jenuh dan berpindah kepada pesaing Anda yang memiliki produk yang lebih lengkap. Selain untuk menjaga loyalitas konsumen, juga dapat memperluas lini usaha Anda  yang dapat memberikan profit tambahan. Seperti teh botol sosro yang awalnya hanya memproduksi teh dalam kemasan botol kaca, saat ini sudah memproduksi teh dalam kemasan botol pet atau plastik dan juga dalam kemasan kotak agar lebih simpel dan dekat dengan konsumen.
2.       Konsep yang matang.  
Menjalankan bisnis tak hanya butuh ide dan passion semata. Namun, sebuah konsep bisnis yang matang juga sangat diperlukan. Konsep bisnis yang matang akan membantu Anda untuk bisa mengenali berbagai potensi dan pangsa pasar yang ingin dituju dalam bisnis. Selain itu konsep bisnis matang juga akan membuat bisnis bisa berjalan lebih maksimal.
Dalam menentukan konsep bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain, selera masyarakat, karakteristik atau gaya hidup masyarakat, daya beli, sumber bahan baku, sampai adanya bisnis sejenis. 
3.       Perencanaan matang.
Konsep bisnis yang matang, akan membantu untuk membuat perencanaan bisnis yang juga matang. "Dalam berbisnis tak bisa asal-asalan karena dalam berbisnis, Anda mempertaruhkan investasi yang cukup banyak. Jika perencanaan tak matang, semuanya akan sia-sia dan rugi besar," jelasnya. Dalam perencanaan yang matang, sebuah business plan harus dibuat. Yang termasuk dalam business plan ini antara lain: menjabarkan konsep bisnis, visi misi, rencana promosi, rencana pemasaran, karyawan, rencana pengaturan keuangan, sampai dengan menentukan analisis risiko yang mungkin dialami dalam bisnis. Dengan adanya perencanaan yang matang, Anda bisa menentukan jalan keluar atau solusi atas setiap masalah yang mungkin akan dihadapi, termasuk menghadapi persaingan bisnis serupa.
4.       Tonjolkan keunggulan dan keunikan dari produk yang Anda tawarkan
Setiap produk yang Anda tawarkan pasti memiliki keunggulannya. Keunggulan dari produk Anda juga kemungkinan besar dimiliki oleh produk pesaing. Oleh karenanya, tonjolkan keunggulan dan keunikan yang dimiliki oleh produk Anda agar konsumen lebih tertarik untuk membelinya. Seperti halnya merk Kawasaki yang dikenal orang sebagai merk motor sport. Mereka memiliki beberapa jenis produk unggulan motor sport. Tapi beberapa saat kemudian Honda, yang dikenal karena keiritannya mengeluarkan motor sport berteknologi injeksi, banyak konsumen Kawasaki yang berpindah ke Honda. Keunikan Honda adalah keunggulan pada Kawasaki, tetapi keunggulan Honda tidak dimiliki oleh Kawasaki.
5.       Evaluasi dan inovasi.
Persaingan dengan bisnis yang sejenis seringkali tak bisa dihindari. Namun sebenarnya persaingan ini bisa membuat Anda jadi lebih kreatif untuk berkreasi. Dengan persaingan akan membuat Anda jadi lebih inovatif untuk menciptakan sebuah nilai tambah dalam produk yang dijual. Inovasi yang dilakukan dalam berbagai sisi akan menarik pelanggan untuk melirik produk Anda dibanding pesaing.
6.       Perluasan pasar.
Untuk menghadapi persaingan bisnis, salah satu cara yang bisa digunakan adalah dengan memperluas pasar produk. Perluasan pasar produk ini bisa berarti memperluas fokus dan target market yang disasar. Misalnya, jika awalnya hanya menjual varian makanan pedas yang diperuntukan untuk orang dewasa, tak ada salahnya untuk membuat varian menu baru yang bisa dinikmati oleh anak-anak. Perluasan pangsa pasar ini juga akan menambah pendapatan sekaligus memberi nilai tambah pada pelanggan terhadap produk yang dijual.
Selain memperluas pangsa pasar, perluasan pasar juga bisa dilakukan dengan membuka cabang-cabang usaha baru. Cabang usaha baru ini akan membantu untuk menguasai pasar usaha sejenis. "Namun, sebelum melakukan perluasan cabang sebaiknya sistem usaha sudah kuat dan stabil," sarannya.
7.       Standarisasi.
Memiliki banyak cabang usaha memang bisa membantu mengatasi persaingan ketat dalam bisnis. Hanya saja yang harus diperhatikan adalah kesamaan varian produk yang dijual disemua cabang yang dimiliki. 

"Standarisasi ini perlu dilakukan agar pelanggan tak kecewa ketika membeli produk Anda di cabang-cabang usaha. Standarisasi ini sangat diperlukan terutama jika Anda berbisnis kuliner. Standarisasi resep berfungsi untuk menghasilkan rasa yang seragam disemua cabangnya," tukasnya.
8.       Sistem.
Sebuah sistem usaha yang kuat akan membantu usaha agar bisa bertahan lebih lama dan mendapat keuntungan yang diinginkan. Buat sistem usaha yang stabil dan kuat. Setelah pondasi usaha dirasa kuat, maka lakukan perluasan pasar dengan berbagai sistem usaha yang diinginkan, misalnya membuka cabang, sampai franchise. "Dengan sistem usaha yang kuat dan konsisten akan menjadi nilai positif bagi para investor yang tertarik berbisnis dengan Anda," pungkasnya.



III.           Penutup
Dalam persaingan bisnis, Anda juga harus bisa menjaga etika bisnis. Jangan sampai Anda melakukan black campaign, seperti menjelekan brand ataupun produk pesaing atau hal yang tidak sportif lainnya. Karena, bisnis maupun brand Anda akan menjadi bisnis atau brand “kelas bawah” yang memiliki citra buruk di mata konsumen maupun pesaing Anda. Brand ataupun bisnis “kelas bawah” hanya tinggal menunggu waktu untuk hilang dari pasaran.

IV.         Sumber




Tidak ada komentar:

Posting Komentar