Jumat, 20 Juni 2014

PSYCHOPATH (PSIKOPAT)



I.           PENDAHULUAN
Dibaca dari judulnya memang sudah bisa dikatakan BERAT sekali, Bukan maksud saya mau menakuti tetapi buat BERJAGA-JAGA saja. Awal ide untuk menulis artikel ini gara-gara saya sering membaca cerita yang berfiksi psychopath, terus saya semakin penasaran tentang penyakit ini dan bertanya-tanya apakah penyakit ini sangat berbahaya karna saya jarang mendengar nama penyakit ini secara medis kecuali hanya untuk bahan ledekkan antar teman, akhirnya saya memutuskan searching di google  dan ternyata hasilnya sangat mengejutkan dan menjijikan. Untuk itu saya berinisiatif membuat aritkel ini ( tema yang saya tulis sangat jauh dari jurusan saya dikampus jadi mohon maaf apabila ada kesalahan) dan menurut saya tema artikel saya ini memang agak weird but no one knows our future, right?. Please happy reading and hopefully this article useful.

II.        ISI
Apa kalian tahu apa itu Psikopat ?  Bagi para teman-teman pembaca sekalian disini saya ingin membenarkan bahwa Psikopat tidak sama dengan GILA. Kenapa bisa dibilang seperti itu?

Gangguan Kejiwaan atau yang biasa kita sebut Gila adalah suatu ketidakberesan kesehatan dengan manifestasi-manifestasi psikologis atau perilaku terkait dengan penderitaan yang nyata dan kinerja yang buruk, dan disebabkan oleh gangguan biologis, sosial, psikologis, genetik, fisis, atau kimiawi.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit dan seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya dan tak jarang juga seorang psikopat merasakan kesenangan dengan tingkahnya tanpa memperdulikan orang-orang terdekat akan menjadi korbannya hanya untuk mencapai tujuannya


Ada beberapa tahapan diagnose seorang psikopat, yaitu ;
1.   Mencocokkan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan Prof. Hare. Pencocokan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan perilaku pasien dari waktu ke waktu.
2.   Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewat pemindaian menggunakan elektroensefalogram, pencitraan resonansi magnetik, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography) perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontaldipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian [3] [4].
3.   Wawancara menggunakan metode DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder) IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.
4.   Memperhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.
5.   Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi.
6.   Melakukan tes pengetahuan. Psikopat biasanya memeliki pengetahuan yang luas.
7.   Jika ada anak berumur 3 tahun yang terlalu genius, dan seharusnya anak tersebut tidak mungkin segenius itu, maka bisa jadi anak tersebut psikopat.

Contoh kasus :
Yang sering saya dengar kasus Psikopat adalah kasus dalam hal Cinta. Contohnya : seorang pria yang memiliki pengalaman hidup dimasa lalunya ditinggalkan oleh kekasihnya atau suami/istrinya dan mereka tak menerima kenyataan itu akibatnya dimasa depan saat ia mempunyai kisah cinta yang baru dia akan merubah perasaan yang awalnya menyayangi dan mencintai menjadi sebuah obsesi agar ia tak merasa kehilangan lagi. Dia akan melakukan berbagai cara untuk membuat orang itu menjadi pasangannya tak peduli harus melukai oranglain, keluarga, pasangannya bahkan dirinya sendiri. Dan yang lebih parahnya lagi pasangan yang dicintainya terkadang tak memandang gender, usia, dan status dari pasangan yang dicintainya.
Namun penelitian yang lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar belakang masa kecilnya yang "bermasalah", yang berakibat perkembangan emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati.
Menurut penelitian ini terdapat 1% dari jumlah populasi manusia didunia yang menderita psikopat, penyakit ini sulit dideteksi hanya dengan kasat mata. Apalagi bagi penderita yang sudah sejak lama memiliki penyakit ini bisa dengan mudah menyembunyikan penyakitnya dan bergaul layaknya masyarakat biasa.

Inilah ciri-ciri umum dari karakter seseorang yang mempunyai penyakit psikopat :
1.    antisosial (antisocial),
2.    pribadi yang sulit diduga (borderlne),
3.    pandai bersandiwara (histrionic) dan
4.    luar biasa egois (narcisstic).
5.    Tampil anggun / penuh percaya diri 
6.    Tidak perduli dengan (keselamatan) orang lain 
7.    Tidak punya rasa tanggung jawab
8.    Tidak punya toleransi terhadap kesalahan / perbedaan / deviasi
9.    Memiliki pola pikir yang super-kreatif 
10. Cenderung melakukan kekerasan saat merasa tersudut / kalah
11. Tidak memiliki rasa empati
12. Punya orientasi seksual yang menyimpang
13. Senang melukai / menyiksa / menyakiti orang lain dalam bentuk fisik / non-fisik. 
14. Tidak mampu memahami pekerjaan yang sifatnya struktural / prosedural. 
15. Tidak pernah merasa bersalah.
Selain ciri-ciri diatas, anda juga harus waspada terhadap pasangan anda dan teman-teman anda. Memang SUNGGUH miris jika Anda baru menyadari ternyata pasangan mengidap psikopat. Tetapi tak ada salahnya anda memastikannya sebelum terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Inilah pasangan anda seorang psikopat :

Rajin Monitor.
Setiap jam ia selalu menelepon untuk mencari tahu secara detil apa yang Anda lakukan saat itu, bersama siapa, dan sebagainya. Bila teleponnya tidak dijawab, ia akan meneror Anda hingga diangkat.

Berbohong Tentang Masa Lalu.
Ketika membicarakan mantan-mantannya, ia selalu memposisikan diri sebagai obyek penderita. Ia akan membual tentang mantan-mantannya yang bermasalah, dan bagaimana ia disakiti oleh mereka.

Membajak Keluarga dan Teman.
Tanpa meminta izin dan tidak melibatkan Anda, ia sering mengajak sahabat Anda nonton, menelepon teman-teman dan ibu Anda berjam-jam. Kelihatannya ia ingin mencari tahu tentang Anda, tapi Anda tidak pernah tahu motivasi dia sesungguhnya.

Berdebat di Muka Umum.
Ia tidak bisa memilih-milih tempat untuk bertengkar, bahkan ia kerap mengkritisi Anda di depan keluarga dan teman-teman.

Sikapnya Susah Ditebak.
Ia bisa tiba-tiba marah dan berteriak pada Anda tanpa alasan. Sedetik kemudian berlaku supermanis.

Rajin Bohong.
Ia biasa berbohong tentang apa saja, besar atau kecil, dan terkadang tanpa alasan.

Menginterogasi Anda.
Di matanya, Anda tidak pernah benar. Ia selalu ingin tahu mengapa Anda terlambat 10 menit. Ia akan menginterogasi Anda semalaman untuk memuaskan keingintahuannya.

Memata-Matai.
Awalnya ia akan melakukan invasi terhadap privasi Anda, kemudian ia akan mengecek email, telepon, bahkan berkunjung diam-diam ke kantor dan rumah untuk mencari tahu apakah ada lelaki lain dalam hidup Anda.

Cemburu Berlebihan.
Ia tidak tahan melihat Anda dekat dengan lelaki lain, meski itu teman Anda sendiri.

Seseorang yang antisosial biasanya cuek pada norma-norma sosial, tak peduli pada aturan, dan pemberontak. Kepribadiannya yang sulit ditebak, bisa terlihat dari ketidakstabilannya dalam hubungan interpersonal, citra diri, serta selalu bertindak menuruti kata hati. Tanpa peduli perbuatannya itu salah atau benar, mengganggu orang atau tidak.

Orang seperti ini cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir panjang), dan berpikiran negatif. Ia juga memiliki sifat pendendam. Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, seumur hidup diingat dan suatu saat akan diungkit lagi. Sedangkan pribadi histrionic, emosinya tak terkendali alias meledak-ledak, dan selalu ingin menarik perhatian.

Ada lagi kepribadian narcisstic, yang ditunjukkan dengan sikapnya yang selalu ingin dikagumi, serta minimnya empati. Ia selalu berusaha membuat hanya dirinya satu-satunya lelaki dalam hidup Anda. Hanya dialah yang boleh Anda puja.

Sedangkan indikasi lain orang psycho adalah
manipulatif, egosentris, pembohong, mudah frustasi, dan gaya hidup parasit. Nah, seabrek sifat buruk ini mengerucut pada satu karakter tunggal: hipokrit alias munafik.

Penyakit jenis ini memang sukar disembuhkan apalagi hanya dengan sekali atau dua kali ke dokter. Namun, pendapat lain yang menduga kelaianan itu berawal karena salah asuh mengatakan, psikopat bisa dicegah. Asal, indikasi kelainannya terdeteksi sedini mungkin.
Seorang psikopat juga seorang manusia yang membutuhkan sandaran dan juga teman. Apalagi dari pihak keluarga, tak seharusnya mereka mengasingkan penderita penyakit ini ketempat yang jauh dari keluarganya.

Beberapa tips dari saya sendiri untuk menghadapi seorang psikopat :
1.    Jangan menjalin hubungan yang terlalu dekat.
Ini hanya sebagai temeng untuk situasi si penderita mempunyai perasaan yang lebih dari teman dan bergantung pada anda. Jika mereka sudah mempunyai perasaan yang seperti itu akan semakin sulit menghadapi mereka.
2.    Jangan mudah terpancing emosi.
Wajar saja kalau penderita penyakit ini mudah berganti emosi, bahkan pada saat yang tidak anda sadari anda sudah mengganti mood mereka.
3.    Cari kesibukkan lain.
Menurut saya ini salah satu tips, bagi kalian yang memang tidak ingin berdekatan dengan penderita psikopat.
4.    Gunakan cara halus untuk menolak ajakkan mereka.
Saat anda mempunyai perasaan yang tidak enak saat penderita mengajak anda ke suatu tempat lebih baik anda tolak, tapi gunakanlah cara yang halus dan jangan secara ekstrem menolak ajakkan mereka dan blak-blakkan hingga membuat mereka marah.


III.      KESIMPULAN
Psikopat tidak sama dengan Gila, dengan mengetahui gejala-gejalanya sejak dini mungkin penyakit ini bisa dicegah. Mencegah pengidap psikopat sangat berbeda, yang mereka butuhkan pendekatan dan sandaran seorang teman dan keluarga. Maka dari itu, keluarga salah satu orang terdekat harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi untuk menghadapi penderita penyakit psikopat. Sampai saat ini memang belum ada obat yang mampu secara maksimal menyembuhkan salah satu penyakit kejiwaan ini dan penanganan korban psikopat seringkali harus mengalami proses penyembuhan yang panjang dan sulit. Umumnya mereka jatuh dalam trauma yang mendalam. Oleh karna itu ada pepatah yang mengatakan “mencegah lebih baik daripada mengobati”.

IV.     Sumber



4 komentar:

  1. Mba bisa tolong sy, suami sy psikopat. Kemana sy bisa merubah suami sy, 3 th sy brtahan. Tolong

    BalasHapus
  2. apakah sebelum menikah, anda mengetahui penyakit suami anda?

    BalasHapus
  3. Terimakasih atas informasinya
    Sangat mudah dimengerti dan keren...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngomong- ngomong anda(nurul)
      Mau jadi love dan soul ku tidak?

      Hapus

Jumat, 20 Juni 2014

PSYCHOPATH (PSIKOPAT)



I.           PENDAHULUAN
Dibaca dari judulnya memang sudah bisa dikatakan BERAT sekali, Bukan maksud saya mau menakuti tetapi buat BERJAGA-JAGA saja. Awal ide untuk menulis artikel ini gara-gara saya sering membaca cerita yang berfiksi psychopath, terus saya semakin penasaran tentang penyakit ini dan bertanya-tanya apakah penyakit ini sangat berbahaya karna saya jarang mendengar nama penyakit ini secara medis kecuali hanya untuk bahan ledekkan antar teman, akhirnya saya memutuskan searching di google  dan ternyata hasilnya sangat mengejutkan dan menjijikan. Untuk itu saya berinisiatif membuat aritkel ini ( tema yang saya tulis sangat jauh dari jurusan saya dikampus jadi mohon maaf apabila ada kesalahan) dan menurut saya tema artikel saya ini memang agak weird but no one knows our future, right?. Please happy reading and hopefully this article useful.

II.        ISI
Apa kalian tahu apa itu Psikopat ?  Bagi para teman-teman pembaca sekalian disini saya ingin membenarkan bahwa Psikopat tidak sama dengan GILA. Kenapa bisa dibilang seperti itu?

Gangguan Kejiwaan atau yang biasa kita sebut Gila adalah suatu ketidakberesan kesehatan dengan manifestasi-manifestasi psikologis atau perilaku terkait dengan penderitaan yang nyata dan kinerja yang buruk, dan disebabkan oleh gangguan biologis, sosial, psikologis, genetik, fisis, atau kimiawi.

Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit dan seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya dan tak jarang juga seorang psikopat merasakan kesenangan dengan tingkahnya tanpa memperdulikan orang-orang terdekat akan menjadi korbannya hanya untuk mencapai tujuannya


Ada beberapa tahapan diagnose seorang psikopat, yaitu ;
1.   Mencocokkan kepribadian pasien dengan 20 kriteria yang ditetapkan Prof. Hare. Pencocokan ini dilakukan dengan cara mewawancara keluarga dan orang-orang terdekat pasien, pengaduan korban, atau pengamatan perilaku pasien dari waktu ke waktu.
2.   Memeriksa kesehatan otak dan tubuh lewat pemindaian menggunakan elektroensefalogram, pencitraan resonansi magnetik, dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap. Hal ini dilakukan karena menurut penelitian gambar hasil PET (positron emission tomography) perbandingan orang normal, pembunuh spontan, dan pembunuh terencana berdarah dingin menunjukkan perbedaan aktivitas otak di bagian prefrontal cortex yang rendah. Bagian otak lobus frontaldipercaya sebagai bagian yang membentuk kepribadian [3] [4].
3.   Wawancara menggunakan metode DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder) IV (The American Psychiatric Association Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder versi IV) yang dianggap berhasil untuk menentukan kepribadian antisosial.
4.   Memperhatikan gejala kepribadian pasien. Biasanya sejak usia pasien 15 tahun mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan.
5.   Melakukan psikotes. Psikopat biasanya memiliki IQ yang tinggi.
6.   Melakukan tes pengetahuan. Psikopat biasanya memeliki pengetahuan yang luas.
7.   Jika ada anak berumur 3 tahun yang terlalu genius, dan seharusnya anak tersebut tidak mungkin segenius itu, maka bisa jadi anak tersebut psikopat.

Contoh kasus :
Yang sering saya dengar kasus Psikopat adalah kasus dalam hal Cinta. Contohnya : seorang pria yang memiliki pengalaman hidup dimasa lalunya ditinggalkan oleh kekasihnya atau suami/istrinya dan mereka tak menerima kenyataan itu akibatnya dimasa depan saat ia mempunyai kisah cinta yang baru dia akan merubah perasaan yang awalnya menyayangi dan mencintai menjadi sebuah obsesi agar ia tak merasa kehilangan lagi. Dia akan melakukan berbagai cara untuk membuat orang itu menjadi pasangannya tak peduli harus melukai oranglain, keluarga, pasangannya bahkan dirinya sendiri. Dan yang lebih parahnya lagi pasangan yang dicintainya terkadang tak memandang gender, usia, dan status dari pasangan yang dicintainya.
Namun penelitian yang lain menyebutkan, pengidap kelainan ini akibat dari latar belakang masa kecilnya yang "bermasalah", yang berakibat perkembangan emosinya kurang optimal. Menginjak dewasa, anak-anak ini tumbuh menjadi orang-orang yang tak bisa berempati dan tak memiliki kata hati.
Menurut penelitian ini terdapat 1% dari jumlah populasi manusia didunia yang menderita psikopat, penyakit ini sulit dideteksi hanya dengan kasat mata. Apalagi bagi penderita yang sudah sejak lama memiliki penyakit ini bisa dengan mudah menyembunyikan penyakitnya dan bergaul layaknya masyarakat biasa.

Inilah ciri-ciri umum dari karakter seseorang yang mempunyai penyakit psikopat :
1.    antisosial (antisocial),
2.    pribadi yang sulit diduga (borderlne),
3.    pandai bersandiwara (histrionic) dan
4.    luar biasa egois (narcisstic).
5.    Tampil anggun / penuh percaya diri 
6.    Tidak perduli dengan (keselamatan) orang lain 
7.    Tidak punya rasa tanggung jawab
8.    Tidak punya toleransi terhadap kesalahan / perbedaan / deviasi
9.    Memiliki pola pikir yang super-kreatif 
10. Cenderung melakukan kekerasan saat merasa tersudut / kalah
11. Tidak memiliki rasa empati
12. Punya orientasi seksual yang menyimpang
13. Senang melukai / menyiksa / menyakiti orang lain dalam bentuk fisik / non-fisik. 
14. Tidak mampu memahami pekerjaan yang sifatnya struktural / prosedural. 
15. Tidak pernah merasa bersalah.
Selain ciri-ciri diatas, anda juga harus waspada terhadap pasangan anda dan teman-teman anda. Memang SUNGGUH miris jika Anda baru menyadari ternyata pasangan mengidap psikopat. Tetapi tak ada salahnya anda memastikannya sebelum terjadi sesuatu yang tak diinginkan.

Inilah pasangan anda seorang psikopat :

Rajin Monitor.
Setiap jam ia selalu menelepon untuk mencari tahu secara detil apa yang Anda lakukan saat itu, bersama siapa, dan sebagainya. Bila teleponnya tidak dijawab, ia akan meneror Anda hingga diangkat.

Berbohong Tentang Masa Lalu.
Ketika membicarakan mantan-mantannya, ia selalu memposisikan diri sebagai obyek penderita. Ia akan membual tentang mantan-mantannya yang bermasalah, dan bagaimana ia disakiti oleh mereka.

Membajak Keluarga dan Teman.
Tanpa meminta izin dan tidak melibatkan Anda, ia sering mengajak sahabat Anda nonton, menelepon teman-teman dan ibu Anda berjam-jam. Kelihatannya ia ingin mencari tahu tentang Anda, tapi Anda tidak pernah tahu motivasi dia sesungguhnya.

Berdebat di Muka Umum.
Ia tidak bisa memilih-milih tempat untuk bertengkar, bahkan ia kerap mengkritisi Anda di depan keluarga dan teman-teman.

Sikapnya Susah Ditebak.
Ia bisa tiba-tiba marah dan berteriak pada Anda tanpa alasan. Sedetik kemudian berlaku supermanis.

Rajin Bohong.
Ia biasa berbohong tentang apa saja, besar atau kecil, dan terkadang tanpa alasan.

Menginterogasi Anda.
Di matanya, Anda tidak pernah benar. Ia selalu ingin tahu mengapa Anda terlambat 10 menit. Ia akan menginterogasi Anda semalaman untuk memuaskan keingintahuannya.

Memata-Matai.
Awalnya ia akan melakukan invasi terhadap privasi Anda, kemudian ia akan mengecek email, telepon, bahkan berkunjung diam-diam ke kantor dan rumah untuk mencari tahu apakah ada lelaki lain dalam hidup Anda.

Cemburu Berlebihan.
Ia tidak tahan melihat Anda dekat dengan lelaki lain, meski itu teman Anda sendiri.

Seseorang yang antisosial biasanya cuek pada norma-norma sosial, tak peduli pada aturan, dan pemberontak. Kepribadiannya yang sulit ditebak, bisa terlihat dari ketidakstabilannya dalam hubungan interpersonal, citra diri, serta selalu bertindak menuruti kata hati. Tanpa peduli perbuatannya itu salah atau benar, mengganggu orang atau tidak.

Orang seperti ini cenderung impulsif (melakukan sesuatu tanpa pikir panjang), dan berpikiran negatif. Ia juga memiliki sifat pendendam. Sedikit saja Anda melakukan kesalahan, seumur hidup diingat dan suatu saat akan diungkit lagi. Sedangkan pribadi histrionic, emosinya tak terkendali alias meledak-ledak, dan selalu ingin menarik perhatian.

Ada lagi kepribadian narcisstic, yang ditunjukkan dengan sikapnya yang selalu ingin dikagumi, serta minimnya empati. Ia selalu berusaha membuat hanya dirinya satu-satunya lelaki dalam hidup Anda. Hanya dialah yang boleh Anda puja.

Sedangkan indikasi lain orang psycho adalah
manipulatif, egosentris, pembohong, mudah frustasi, dan gaya hidup parasit. Nah, seabrek sifat buruk ini mengerucut pada satu karakter tunggal: hipokrit alias munafik.

Penyakit jenis ini memang sukar disembuhkan apalagi hanya dengan sekali atau dua kali ke dokter. Namun, pendapat lain yang menduga kelaianan itu berawal karena salah asuh mengatakan, psikopat bisa dicegah. Asal, indikasi kelainannya terdeteksi sedini mungkin.
Seorang psikopat juga seorang manusia yang membutuhkan sandaran dan juga teman. Apalagi dari pihak keluarga, tak seharusnya mereka mengasingkan penderita penyakit ini ketempat yang jauh dari keluarganya.

Beberapa tips dari saya sendiri untuk menghadapi seorang psikopat :
1.    Jangan menjalin hubungan yang terlalu dekat.
Ini hanya sebagai temeng untuk situasi si penderita mempunyai perasaan yang lebih dari teman dan bergantung pada anda. Jika mereka sudah mempunyai perasaan yang seperti itu akan semakin sulit menghadapi mereka.
2.    Jangan mudah terpancing emosi.
Wajar saja kalau penderita penyakit ini mudah berganti emosi, bahkan pada saat yang tidak anda sadari anda sudah mengganti mood mereka.
3.    Cari kesibukkan lain.
Menurut saya ini salah satu tips, bagi kalian yang memang tidak ingin berdekatan dengan penderita psikopat.
4.    Gunakan cara halus untuk menolak ajakkan mereka.
Saat anda mempunyai perasaan yang tidak enak saat penderita mengajak anda ke suatu tempat lebih baik anda tolak, tapi gunakanlah cara yang halus dan jangan secara ekstrem menolak ajakkan mereka dan blak-blakkan hingga membuat mereka marah.


III.      KESIMPULAN
Psikopat tidak sama dengan Gila, dengan mengetahui gejala-gejalanya sejak dini mungkin penyakit ini bisa dicegah. Mencegah pengidap psikopat sangat berbeda, yang mereka butuhkan pendekatan dan sandaran seorang teman dan keluarga. Maka dari itu, keluarga salah satu orang terdekat harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi untuk menghadapi penderita penyakit psikopat. Sampai saat ini memang belum ada obat yang mampu secara maksimal menyembuhkan salah satu penyakit kejiwaan ini dan penanganan korban psikopat seringkali harus mengalami proses penyembuhan yang panjang dan sulit. Umumnya mereka jatuh dalam trauma yang mendalam. Oleh karna itu ada pepatah yang mengatakan “mencegah lebih baik daripada mengobati”.

IV.     Sumber



4 komentar:

  1. Mba bisa tolong sy, suami sy psikopat. Kemana sy bisa merubah suami sy, 3 th sy brtahan. Tolong

    BalasHapus
  2. apakah sebelum menikah, anda mengetahui penyakit suami anda?

    BalasHapus
  3. Terimakasih atas informasinya
    Sangat mudah dimengerti dan keren...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ngomong- ngomong anda(nurul)
      Mau jadi love dan soul ku tidak?

      Hapus